Mukaddimah
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering lupa bahwa setiap langkah yang kita ambil menjadi amal ibadah bagi kita, selama niatnya tulus dan dibarengi dengan doa. Sebagai seorang Muslim, doa adalah senjata kita yang paling ampuh untuk memohon perlindungan, rezeki, keberkahan, dan kejayaan kepada Allah SWT. Doa adalah ucapan hati yang memenuhi ruang antara Allah dan hamba-Nya.
Allah SWT berfirman: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, nescaya Aku kabulkan doamu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri mereka dari mengabulkan doaku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina."[1] QS. Ghafir [40]: 60
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda mengenai keutamaan mengerjakan amal shalih: "Barangsiapa yang memperbaiki amalan terakhir dari amalannya, maka ia akan beruntung, dan barangsiapa yang memperbaiki akhlaknya, maka ia akan beruntung."[2] HR. Muslim
Oleh karena itu, di artikel ini, kita akan mengaji kembali doa-doa sunnah yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW, yang lafazhnya sederhana namun maknanya dalam. Mari kita pelajari dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari kita.
Isi Artikel
1. Doa Bangun Tidur pada Waktu Subuh Doa ini merupakan pengingat bagi kita untuk senantiasa mensyukuri kehidupan yang diberikan Allah. Saat kita baru selesai tidur di malam hari, kita kembali hidup oleh kehendak Allah. Oleh karena itu, kita harus memanjatkan tawajuh kepada-Nya.
Lafazh: 'Allahumma bi-ka amutu wa bi-ka ahya.'
Artinya: "Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati."
Pembahasan: Doa bangun tidur ini sangat istimewa karena kita baru saja melewati fase tanpa sadar (tidur) dan kembali ke kesadaran. Dengan membaca doa ini, kita secara otomatis mengakui bahwa nyawa adalah milik Allah dan Dia-lah yang memberkati hidup kita. Rasulullah SAW sangat menganjurkan doa ini sebagai pemula aktivitas pagi hari.
2. Doa Sebelum Makan Makan adalah salah satu nikmat paling besar yang Allah berikan kepada manusia. Sebelum kita mengerjakan aktivitas memanjatkan lidah untuk menyantap makanan, sangat dianjurkan untuk mengucapkan basmalah.
Lafazh: 'Bismillaah, wa 'ala baarakatillah.'
Artinya: "Dengan nama Allah, dan atas keberkahan Allah."
Pembahasan: Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, disebutkan: "Nabi SAW tidak akan memakan suatu makanan kecuali beliau menyebut nama Allah. Jika seseorang tidak menyebut nama Allah di atas makanannya, maka dosa makan itu tertumpuk kepada si penghidang."[3] HR. Tirmidzi no. 3371
Jadi, kecilnya lafazh doa ini memiliki dampak besar pada memakmurkan hidup kita dengan keberkahan.
3. Doa Sebelum Tidur Setelah seharian aktif, tidur adalah pintu menuju esok hari yang baru. Sebelum masuk ke dalam kenyamanan tidur, sangat penting untuk memohon perlindungan karena di waktu tidur, pengawasan manusia berkurang.
Lafazh: 'Bismillaah, lam yahlaw wa lam yajid.' (Anda boleh menambahkan) 'Allahumma bi-ka amutu wa bi-ka ahya.'
Artinya: "Dengan nama Allah, tidak tidur dan tidak menemukan (kesulitan). [Ya Allah], dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati."
Pembahasan: Inilah doa yang memberikan rasa ketenangan hati. Dengan mengucapkan 'lam yahlaw wa lam yajid', secara syafakat kita berdoa agar tidur kita nyenyak, tidak dihiasi mimpi buruk, dan saat bangun kita tidak mengalami kesusahan.
4. Doa Setelah Shalat Setelah menyelesaikan kewajiban shalat, terdapat waktu emas yaitu antara waktu adzan dan shalat berikutnya. Pada waktu tersebut, pintu doa dibuka lebar-lebar.
Lafazh: 'Allahumma antas-salam, wa minka as-salam, tabarakta ya Dzal Jalali wal Ikram.'
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Yang Maha Selamat, dari Engkau keselamatan itu lahir, Maha mulia ya Dzatil Jalali wal Ikrâm."
Pembahasan: Rasulullah SAW bersabda bahwa dua kalimat sunnah setelah shalat fardhu ini sangat afdhal dibandingkan seluruh alam semesta. Mengucapkan nama Allah yang Maha Selamat membuat hati menjadi tenang dari kecemasan dunia dan kecemasan akhirat.
5. Doa Untuk Memperoleh Ilmu yang Bermanfaat Ilmu adalah cahaya yang membedakan manusia dari hewan dan jalan menuju surga. Oleh karena itu, jika kita sedang belajar atau mengaji, alangkah baiknya jika kita memohon agar ilmu yang kita peroleh itu benar-benar bermanfaat bagi kita.
Lafazh: 'Allahumma inni as'aluka ilman nafi'an, wa rizqan tayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.'
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizqi yang baik, dan amalan yang diterima."
Pembahasan: Hamba Allah tidak ingin ilmunya hanya untuk memamerkan diri atau hanya untuk mengejar gelar pendidikan semata, tanpa memperbaiki akhlak. Doa ini memohon agar ilmu menjadi bekal dalam mengendalikan hati, bukan hati yang dicabik-cabik oleh kejahatan.
Hikmah & Pelajaran
- **Kebiasaan Liturgi:** Memasukkan doa ke dalam rutinitas harian memudahkan kita untuk selalu ingat kepada Allah, bahkan dalam kesibukan yang terpadat.
- **Hubungan Langsung:** Dengan berdoa, kita mengerti bahwa kita tidak bisa hidup sendirian. Kita harus bergantung kepada Pencipta segala sesuatu.
- **Ketulusan Niat:** Setiap aktivitas mulai dari bangun tidur, makan, belajar, hingga beribadah memiliki nilai jika didoakan.
Kesimpulan
Doa-doa sehari-hari ini adalah papan tiang yang akan membantu kita menjaga kehidupan ini dari kegagalan dan bencana. Jangan anggap doa-doa ini hanya sebagai hiasan, tetapi sebagai penghubung sehari-hari kita dengan Allah SWT.
Mari kita mulai mengamalkannya, dengan semangat yang kuat dan keyakinan penuh bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat.
Wallahu a'lam bish-shawab
Daftar Referensi
- [1] QS. Ghafir [40]: 60
- [2] HR. Muslim no. 2617
- [3] HR. Tirmidzi no. 3371